Silaturahmi Wali Santri, Doa Bersama, dan Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW Serta Kajian Tematik Di Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu
Pada malam Selasa Pahing, tanggal 20 Januari 2026, Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu kembali menyelenggarakan kegiatan rutin yang sarat dengan nilai spiritual, edukatif, dan sosial. Kegiatan tersebut meliputi acara silaturahmi wali santri, doa bersama, peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW, serta kajian tematik yang diampu oleh Ibu Hj. Muksri Rahayu, M.Pd. Kegiatan ini dimulai pada pukul 18.20 WIB dan berakhir pada pukul 21.20 WIB dengan dihadiri oleh pengurus yayasan, wali santri, santri pasca TPQ, serta masyarakat umum.
Kegiatan Selasa Pahing ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan menjadi media pembinaan ruhani dan penguatan hubungan kekeluargaan antara yayasan, wali santri, dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, yayasan berupaya menanamkan nilai kebersamaan, doa, dan kesadaran spiritual sebagai fondasi utama dalam mendidik generasi Qur’ani.
Tradisi Selasa Pahing di Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu telah berjalan secara istiqomah dan menjadi ciri khas pembinaan nonformal yang dilakukan yayasan. Kegiatan ini dimotori langsung oleh pengurus yayasan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam mendampingi proses pendidikan santri.
Silaturahmi wali santri dipandang sangat penting karena pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga, tetapi juga keluarga. Dengan menghadirkan wali santri dalam kegiatan keagamaan dan kajian tematik, yayasan berharap terjalin keselarasan visi antara lembaga pendidikan dan orang tua dalam membentuk karakter anak yang berakhlakul karimah.
Doa Bersama sebagai Fondasi Spiritual
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk seluruh para santri, untuk Para Tokoh dan sesepuh yayasan, para Donatur dan para almarhum keluarga besar yayasan Mazroatul akhiroh Pucangtelu. Terkhusus, malam hari ini kita mendoakan untuk almarhum Bapak Supardi (ayahanda Bapak Mahfudz selaku Ketua Pengurus Yayasan) dan almarhumah Ibu Lasemi (ibunda mbak Khusniyah selaku wali santri). Doa bersama ini menjadi wujud nyata nilai tawadhu’, bakti kepada orang tua, sesepuh, para pejuang pendidikan serta kesadaran akan pentingnya mendoakan para pendahulu.
Doa bersama juga menjadi sarana edukasi spiritual bagi santri dan wali santri bahwa keberkahan ilmu dan kehidupan tidak lepas dari doa, khususnya doa untuk orang tua dan guru. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa kuat, mempererat ikatan batin antar seluruh hadirin.
Sosialisasi Ibadah Umrah oleh Travel Temu Haramain
Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dari Travel Temu Haramain Turi Lamongan terkait pelaksanaan ibadah umrah. Sosialisasi ini memberikan wawasan kepada wali santri dan masyarakat umum mengenai tata cara, persiapan, Pendaftaran Umroh serta keutamaan ibadah umrah.
Kehadiran sesi ini menunjukkan bahwa yayasan tidak hanya fokus pada pendidikan santri, tetapi juga membuka ruang edukasi keislaman yang lebih luas bagi wali santri dan masyarakat. Informasi yang disampaikan diharapkan dapat menumbuhkan semangat beribadah dan memperkuat hubungan spiritual umat dengan berangkat ke Tanah Suci untuk menjadi tamu Allah SWT.
Peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW
Peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW menjadi inti dari kegiatan malam ini. Peristiwa agung ini diperingati sebagai momentum refleksi umat Islam terhadap perjalanan spiritual Rasulullah SAW dan perintah sholat lima waktu yang diterima langsung dari Allah SWT.
Melalui peringatan ini, jamaah diajak untuk tidak hanya memahami sejarah Isro’ dan Mi’roj secara naratif, tetapi juga mengambil hikmah mendalam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait kedisiplinan dan kesadaran dalam menjalankan ibadah sholat.
Kajian Tematik oleh Ibu Hj. Muksri Rahayu, M.Pd.
Kajian tematik yang disampaikan oleh Ibu Hj. Muksri Rahayu, M.Pd. menjadi bagian yang sangat dinantikan. Dengan gaya penyampaian yang lugas, sistematis, dan menyentuh realitas kehidupan keluarga, beliau menekankan pentingnya ibadah sholat sebagai pilar utama dalam membentuk kehidupan yang berkah.
Dalam kajiannya, beliau menyampaikan bahwa sholat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter, ketenangan jiwa, dan keharmonisan keluarga. Orang tua memiliki peran sentral dalam menanamkan kesadaran sholat sejak dini kepada anak-anak.
Sholat sebagai Pondasi Keluarga Berkah
Tema kajian yang menitikberatkan pada ibadah sholat sangat relevan dengan kondisi keluarga masa kini. Sholat dipandang sebagai benteng moral yang mampu menjaga keluarga dari berbagai krisis nilai dan tantangan zaman.
Melalui sholat yang benar dan khusyuk, keluarga akan lebih mudah membangun komunikasi yang sehat, saling menghargai, dan menumbuhkan kasih sayang. Kajian ini memberikan bekal praktis bagi wali santri untuk menerapkan nilai-nilai sholat dalam kehidupan rumah tangga.
Mahallul Qiyam dan Sholawat Bersama
Sebagai penutup rangkaian peringatan Isro’ dan Mi’roj, seluruh hadirin diajak untuk melantunkan sholawat Mahallul Qiyam yang dipimpin oleh para asatidz. Suasana penuh haru dan kecintaan kepada Rasulullah SAW terasa sangat kuat.
Kegiatan sholawat ini tidak hanya menjadi ekspresi cinta kepada Nabi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah islamiyah di antara seluruh jamaah. Santri, wali santri, pengurus, dan masyarakat larut dalam suasana spiritual yang menyejukkan hati.
Partisipasi dan Kebersamaan Seluruh Elemen
Kegiatan Selasa Pahing ini diikuti oleh seluruh pengurus yayasan, wali santri, santri pasca TPQ, serta masyarakat umum. Antusiasme dan kehadiran yang luas menunjukkan bahwa Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu telah menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang diterima dengan baik oleh masyarakat.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi yayasan dalam menjalankan program-program pendidikan dan pembinaan ke depan.
Kegiatan silaturahmi wali santri, doa bersama, peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW, serta kajian tematik ini merupakan kegiatan yang luar biasa dan penuh makna. Semoga kegiatan rutin Selasa Pahing ini senantiasa istiqomah dan menjadi media untuk menjaga kekeluargaan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan keberkahan bagi keluarga besar Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu.
Harapannya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus hidup dalam keseharian santri dan wali santri, sehingga terwujud generasi yang berilmu, berakhlak, dan membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.



Komentar
Posting Komentar