Penguatan dari Berbagai Pihak Sebagai Jalan Lurus Menuju Kesuksesan Program Pra-PTPT & PTPT Di Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu
Dalam rangka menuju kelancaran dan kesuksesan program Pra PTPT. Nampaknya, dukungan berbagai pihak secara massif perlu untuk digalakkan. Baik itu, dari para Pengurus, para dewan Guru, dan wali santri. Dimana semua pihak itu, harus terlihat secara kompak dalam memberikan perhatian yang sungguh-sungguh demi meningkatkan pendampingan serta kualitas pembelajaran bagi santri yang telah khotam Al-Qur’an. Hal ini menjadi sangat penting, mengingat para santri setelah menyelesaikan tahap awal program TPQ, mereka akan melanjutkan ke jenjang berikutnya, yaitu Program Pra-PTPT.
Diketahui, Pra-PTPT merupakan program persiapan awal sebelum santri resmi memasuki PTPT (Program Tahfidz Pasca TPQ). Program ini memegang peranan yang sangat strategis karena menjadi fondasi utama dalam membentuk kesiapan mental, kualitas bacaan Al-Qur’an, serta kedisiplinan santri sebagai calon penghafal Al-Qur’an.
Oleh karena itu, dukungan dari seluruh pihak—terutama guru, orang tua/wali santri, pengelola yayasan, dan lingkungan sekitar—harus terus ditingkatkan. Komunikasi yang intens, diskusi rutin, serta dialektika yang sehat antara wali santri dan guru perlu lebih sering digalakkan. Langkah ini menjadi kunci agar visi besar menjadikan anak sebagai penghafal Al-Qur’an dapat terwujud secara lancar, terarah, dan berkelanjutan.
Pendampingan terhadap santri dalam konteks ini tidak boleh berjalan secara parsial, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh dan serentak, dari hulu hingga hilir. Apabila pendampingan terputus atau tidak konsisten, sangat mungkin santri akan kehilangan semangat, motivasi, bahkan arah dalam proses belajarnya. Lebih jauh, kondisi tersebut dapat menyebabkan santri mogok belajar di tengah jalan, sehingga tujuan besar tahfidz sulit tercapai.
Pra-PTPT Sebagai Jembatan Menuju Tahfidz
Pra-PTPT Qiroati merupakan jenjang persiapan sebelum santri memasuki kelas PTPT (Pasca TPQ Program Tahfidz) dalam sistem pembelajaran Al-Qur’an metode Qiroati. Program ini bertujuan mempersiapkan santri agar mampu membaca Al-Qur’an secara benar, lancar, dan tartil, sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf, sebelum memasuki tahapan hafalan Al-Qur’an secara serius.
Dalam praktiknya, Pra-PTPT Qiroati menargetkan khatam Al-Qur’an berkali-kali sebagai bentuk penguatan dan pemantapan bacaan sebelum santri masuk ke kelas tahfidz inti. Dengan demikian, jenjang ini berfungsi sebagai jembatan strategis antara TPQ dan program tahfidz, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas bacaan serta pendalaman ilmu tajwid.
Fungsi dan Tujuan Utama Program Pra-PTPT
Adapun fungsi dan tujuan utama program Pra-PTPT antaranya adalah pertama, Persiapan Tahfidz, dengan tujuan untuk mengasah kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid agar santri benar-benar siap memasuki program hafalan.
Kedua, Khataman Berkali-kali, merupakan cara untuk melatih santri untuk khatam Al-Qur’an dalam jumlah tertentu—bahkan hingga puluhan kali—dalam rentang waktu yang telah ditentukan guna memantapkan kualitas bacaan. Ketiga, Peningkatan Keterampilan Bacaan. Dengan metode seperti ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman huruf, harakat, hukum bacaan (mad, idgham, ikhfa’, dan lainnya), serta ketepatan makharijul huruf.
Ke empat, sebagai Jembatan Pendidikan.
Menjadi kelas transisi setelah santri lulus TPQ (Imtas/Imtihan Tashih Akhir Santri) dan sebelum memasuki PTPT inti (kelas tahfidz).
Kegiatan Pembelajaran Pra-PTPT
Secara teknis bahwa kegiatan pembelajaran dalam program Pra-PTPT umumnya dilaksanakan dengan, Pertama, Membaca Al-Qur’an secara individu dan berjamaah. Kedua, para santri harus setoran bacaan dan/atau hafalan kepada guru. Ketiga, Istimror (pengulangan bacaan secara berkelanjutan)
Dan yang Ke Empat, Evaluasi proses dan evaluasi akhir untuk memastikan bacaan sesuai standar yang ada.



Komentar
Posting Komentar