Pembina Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu ikut menghadiri acara Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan di Padepokan Sunan Drajat Giri Noto
Pembina Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu H. Hizbulloh Huda turut hadir dalam kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Padepokan Sunan Drajat Giri Noto, yang diasuh oleh Gus Lukman Rohmatulloh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam, mulai pukul 20.00 WIB.
Acara silaturahmi dan dialog kebangsaan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, di antaranya para ulama, kiai, ustadz, budayawan, perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas), sahabat sahabat Asparagus serta masyarakat setempat. Turut hadir pula Gus Wahab Yahya (Panglima Asparagus) yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan tausiyah kepada para hadirin.
Selain itu, sebenarnya dijadwalkan pula kehadiran Gus Makmun (Pengasuh Pondok Pesantren Langitan) dan Gus Zainul Azhari yang akrab dikenal dengan Gus Han (Ketua Gerakan Ayo Mondok). Namun demikian, kedua beliaunya berhalangan hadir karena adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan, sehingga yang sempat hadir secara langsung adalah Gus Wahab Yahya.
Kegiatan silaturahmi dan dialog kebangsaan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan rutin tahunan Padepokan Sunan Drajat Giri Noto dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat ukhuwah, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta meneguhkan peran ulama dan pesantren dalam menjaga persatuan umat dan bangsa.
Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang sangat baik. Selain masyarakat sekitar, acara ini juga dihadiri oleh para gus, budayawan, ustadz, dan kiai dari berbagai daerah, antara lain Gresik, Jombang, Lamongan, Mojokerto, dan Bojonegoro.
Semoga kegiatan silaturahmi dan dialog kebangsaan seperti ini dapat terus berlanjut pada momentum dan kegiatan lainnya, sehingga pengabdian di bidang keumatan, kebangsaan, dan pendidikan dapat terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat yang luas bagi umat dan bangsa di muka bumi ini.

Komentar
Posting Komentar