Ngopi, Mancing, dan Silaturahmi; Tadabbur Pesona Desa Pucangtelu dan Akses menuju Lokasi Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu


Bagi Anda yang imenginginkan suasana santai, asri dan relax. Setidaknya, sekedar melepas penat. Atau bahkan memiliki kegemaran ngopi santai dan memiliki hobi mancing, maka singgah ke Desa Pucangtelu merupakan jawaban dari pilihan yang sangat tepat. Pasalnya, desa ini sudah bukan rahasia lagi dikenal sebagai wilayah yang menyediakan ruang alami untuk menyalurkan hobi, sekaligus menjadi tempat yang nyaman untuk menyegarkan pikiran dan menenangkan hati.

Pesona Alam Desa Pucangtelu

Desa Pucangtelu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan bagian selatan. Desa ini berbatasan langsung dengan desa-desa yang masuk wilayah Kecamatan Karanggeneng. Secara geografis, desa ini boleh dikatakan termasuk kawasan “Bengawan Njero”, yaitu wilayah yang memiliki banyak aliran sungai kecil dan tebasan air yang terhubung dengan sistem sungai besar.

Keindahan alam yang asri, udara yang segar, serta suasana pedesaan yang tenang menjadikan Desa Pucangtelu kerap dikunjungi oleh masyarakat dari luar desa bahkan luar kabupaten, khususnya bagi mereka yang gemar ngopi dan penggemar mancing.

Ngopi, Mancing, dan Silaturahmi

Salah satu keunggulan bagi Desa Pucangtelu adalah adanya keberadaan kali tebasan yang tersebar di seluruh dusun. Setiap dusun pasti memiliki aliran kali yang bisa dilelang untuk dikelola secara kontrak musiman bagi warganya sendiri melalui sistem dan forum lelang tahunan dusun. Dimana hasil dari lelang tersebut bisa menjadi pemasukan dusun yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan kegiatan masyarakat, baik bersifat fisik maupun nonfisik.

Kali-kali tebasan itu, seringkali kemudian dimanfaatkan bagi pemenang lelang/penebas kali untuk dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian sementara dan juga dimanfaatkan sebagai area pemancingan yang terbuka bagi masyarakat umum, baik warga lokal maupun pengunjung dari luar desa. Tarifnya relatif murah, terjangkau, dan fleksibel, bahkan jauh di bawah rata-rata seperti tarif biaya kolam pemancingan komersial pada umumnya. Biasanya, persoalan tarif dapat dikomunikasikan secara langsung di lokasi dengan pihak penebas kali yang biasanya selalu siap dan standby di tempat.

Dengan kondisi demikian, aktivitas mancing di Desa Pucangtelu semakin diminati dan menjadi daya tarik tersendiri. Dan yang tidak kalah penting lagi. Yang tidak perlu  dikhawatiri yaitu soal konsumsi. Hampir di setiap sudut desa terdapat warung kopi dan warung makan dengan harga yang ramah di kantong. Pengunjung bisa menikmati kopi hangat, makanan ringan, atau hidangan sederhana sambil menikmati suasana desa dan menyalurkan hobi mancing.

Yayasan yang Terbuka dan Inklusif

Selain ngopi dan mancing, pengunjung juga dapat menyambung silaturahmi dan menyegarkan batin dengan singgah di Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu. Jangan ragu dan jangan sungkan—yayasan ini terbuka bagi siapa saja.

Yayasan Mazroatul Akhiroh tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan prinsip bahwa melayani kepentingan manusia adalah nilai luhur yang harus diutamakan, yayasan ini bersifat inklusif, ramah, dan menyatu dengan kehidupan masyarakat Desa Pucangtelu. Monggo, di sela waktu dan kesempatan, sempatkan diri untuk sekadar tilik desa dan menyambung silaturahmi ke tempat ini.


Gambaran Rute dan  Lokasi

Lokasi yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu sangat mudah untuk diakses bagi sapapun. Karena letak titik lokasinya tidak jauh dengan jalan raya umum dan akses jalanya bisa dilewati kendaraan apapun baik kendaraan roda dua atau roda empat kecuali kendaraan BuS jika berkehendak ke tempat lokasi secara langaung. Disini kami bisa menjelaskan detailnya secara runtun dan sistematis. 

1. Lokasi Administratif

Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu beralamat di Dusun Prambon, Jalan Rajawali Gang 01 RT 05, Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Secara geografis, yayasan ini berada di ujung wilayah timur–selatan Desa Pucangtelu, di lingkungan pedesaan yang tenang, religius, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

2. Gambaran Wilayah Desa

Desa Pucangtelu terdiri dari empat dusun, yaitu Dusun Dandang, Dusun Prambon, Dusun Dukuhan dan Dusun Kentong. Di antara keempat dusun tersebut, Dusun Prambon merupakan dusun dengan jumlah penduduk paling sedikit. Meskipun begitu, Sejak dahulu, dusun ini  kerap dikenal sebagai kampung religius hingga saat ini, sehingga keberadaan institusi pendidikan agama seperti Yayasan Mazroatul Akhiroh sangat selaras dengan karakter sosial masyarakatnya.

3. Rute Perjalanan dari Surabaya atau Jakarta

a. Menuju Desa Pucangtelu

Dari Surabaya maupun Jakarta, arahkan perjalanan menuju Kota Lamongan. Setelah memasuki wilayah Kabupaten Lamongan, lanjutkan perjalanan hingga menemukan Kampus UNISDA (Universitas Islam Darul ‘Ulum).

Dari arah Surabaya: belok kanan di pertigaan UNISDA

Dari arah Jakarta: belok kiri di pertigaan UNISDA

Kemudian lanjutkan perjalanan lurus ke arah utara menuju jalur Makam Sunan Drajat.

b. Penanda Desa

Beberapa kilometer kemudian, Anda akan memasuki wilayah Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng. Dari sini, lokasi sudah semakin dekat sekitar 500 meter.

Perhatikan gapura Desa Pucangtelu yang berada di sebelah timur jalan raya dengan tertulis besar dan jelas nama desa Pucangtelu kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, lalu masuk ke desa tersebut karena desa itu merupakan desa pucangtelu.

c. Menuju Lokasi Yayasan

Setelah masuk Desa Pucangtelu, arahkan perjalanan menuju kantor Balai Desa Pucangtelu. Dari kantor balai desa, lanjutkan ke arah selatan sekitar 200 meter. Yayasan Mazroatul Akhiroh berada di pinggir jalan dan menghadap ke arah timur, sehingga mudah dikenali.

4. Rute Alternatif dari Arah Makam Sunan Drajat

Jika anda berbarengan ziarah ke makam Sunan Drajat. Maka anda bisa mengmbil jalur jalan ke selatan yaitu arah menuju Kota Lamongan hingga memasuki wilayah Desa Kendal Kemlagi kecamatan karanggeneng

Lanjutkan perjalanan lagi sekitar 500 meteran hingga menemukan gapura Desa Pucangtelu di sebelah kiri jalan (timur jalan raya). Masuk melalui gapura tersebut, lalu ikuti rute menuju Balai Desa dan lokasi yayasan sebagaimana penjelasan sebelumnya.


Alhamdulillah. Dengan akses yang mudah, lingkungan yang asri, serta dukungan dari pemerintah dan warga desa yang lengkap, Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan kegiatan sosial, tetapi juga titik singgah yang ideal bagi siapa saja yang ingin bersilaturahmi, dan menenangkan pikiran dan jamah maupun ibadah di suasana pedesaan yang religius dan bersahaja. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dari Praktisi, Ikhtiar Pengurus Yayasan Mazroatul Akhiroh Bangun Usaha Peternakan Menuju Pesantren Mandiri

Kyai Muayyad Hadiri Acara Khotaman dan Intihan LPD Guru Upgrade Angkatan ke-01 Koorcam Kalitengah

Rapat Pengurus Persiapan Kegiatan MMQ Kecamatan Kalitengah serta Haul Akbar dan Khotaman–Imtihan Santri TPQ