Mengenang 40 Hari Wafatnya Mbah Djiman, Pelita Abadi Perjuangan Pendidikan Di Yayasan Mazro'atul Akhiroh Pucangtelu
Sudah 40 hari berlalu sejak kepergian sosok yang djcintai dan hormati, sosok yang meninggalkan jasa dan kenangan perjuangan atas berdirinya Yayasan Mazro'atul Akhiroh Pucangtelu, Beliau adah Mbah Djiman. Kehadirannya di dunia ini mungkin telah usai, namun gema perjuangannya dalam merintis dan memajukan pendidikan di Yayasan Mazro'atul Akhiroh Pucangtelu akan terus terpatri dalam ingatan seluruh insan.
Mbah Djiman adalah pelopor yang menentang arus di masa ketika akses pendidikan agama Islam masih eksklusif dan sulit dijangkau. Dengan semangat Ki Hadjar Dewantara, beliau mendedikasikan hidupnya, tenaganya dan hartanya untuk membuka pintu-pintu ilmu bagi siapa saja yang haus akan pengetahuan ilmu agama Islam.
Perjuangan beliau tidaklah mudah, namun keyakinan teguh bahwa "hanya dengan pendidikan agama Islam, akan tumbuh menjadi suatu bangsa" menjadi bahan bakar yang tak pernah padam. Melalui pendirian Yayasan Mazro'atul Akhiroh Pucangtelu, beliau meletakkan fondasi yang kokoh bagi pembangunan karakter dan kecerdasan pikiran anak bangsa.
Di momen 40 hari ini, mari kita kirimkan doa terbaik bagi almarhum. Semoga segala amal ibadah, perjuangan, dan jasanya diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di surga Ter-Baik.
Cara terbaik untuk mengenang bukanlah dengan ratapan, melainkan dengan melanjutkan asa dan perjuangannya. Mari kita jaga dan kembangkan warisan pendidikan yang telah susah payah beliau rintis.
Selamat jalan, Mbah Djiman, Perjuanganmu akan selalu kami kenang.




Komentar
Posting Komentar