Khotaman dan Imtihan Al-Qur’an LPD Guru Upgrade, Wujud Mutu Guru Qiraati


Kegiatan khotaman dan imtihan Al-Qur’an biasanya merupakan agenda rutin yang lazim diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Islam, khususnya TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) dengan metode Qiraati. Pada umumnya, kegiatan ini diikuti oleh para santri sebagai bentuk evaluasi hasil pembelajaran Al-Qur’an.

Namun kali ini terdapat hal yang berbeda dan menarik. Pelaksanaan khotaman dan imtihan Al-Qur’an justru diikuti oleh kalangan para asatidz. Kegiatan ini merupakan puncak dari program Pembinaan Al-Qur’an Dewasa (LPD Guru Upgrade) yang telah dilaksanakan selama 40 hari.

Setelah melalui proses pembelajaran yang cukup panjang dan penuh kesungguhan, pada pagi hari ini dilaksanakan Khotaman dan Imtihan ke-01 yang bertempat di TPQ Miftahul Ulum Pucangro.

Khotaman dan imtihan ini menjadi formulasi yang unik sekaligus bermakna, karena berfungsi sebagai uji publik terhadap kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an para asatidz. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh para suami, orang tua, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mengukir prestasi serta meningkatkan semangat dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar lebih baik, lancar, dan sesuai dengan kaidah metode Qiraati.

Adapun tujuan utama pelaksanaan khotaman dan imtihan ini antara lain:

Pertama, Evaluasi Pembelajaran

Sebagai sarana evaluasi hasil pembelajaran Al-Qur’an selama mengikuti program mondok 40 hari di masing-masing koordinator kecamatan (koorcam).

Kedua, Uji Publik

Memberikan kesempatan kepada suami dan orang tua untuk menyaksikan serta menguji langsung kemampuan bacaan tartil dan hafalan Al-Qur’an para peserta di hadapan publik.

Ketiga, Membangun Generasi Qur’ani

Bertujuan mencetak dan mengembangkan generasi yang berakhlak mulia, berkarakter kebangsaan, serta memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Bapak H. Ali Tamam, selaku Koorcam Qiraati Kalitengah, menyampaikan bahwa kegiatan LPD Guru Upgrade memang dilaksanakan selama 40 hari dan wajib diikuti oleh setiap guru Qiraati. Meskipun tidak mengharuskan peserta untuk menginap setiap hari, pada waktu-waktu tertentu peserta diwajibkan menginap di tempat guru pondok atau guru pendamping yang sekaligus menjadi tutor dalam program tersebut.

Beliau juga menyampaikan beberapa pesan penting, di antaranya:

pertama, semoga ilmu yang diperoleh selama mengikuti pendidikan Guru Upgrade menjadi ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan.

Kedua, melalui program mondok 40 hari ini, diharapkan para guru mampu mendidik peserta didiknya dengan bacaan Al-Qur’an yang benar dan sesuai kaidah.

Ketiga, ucapan terima kasih disampaikan kepada Koorcab Qiraati Lamongan yang telah membina para koorcam se-Kabupaten Lamongan, sehingga ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada guru-guru di masing-masing lembaga.

Keempat, guru tidak hanya sebatas mengajar lalu pulang, namun perlu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu menerapkan bacaan Al-Qur’an sesuai dengan firman Allah dan kebenaran-Nya di tengah masyarakat.

Kelima, belajar Al-Qur’an dalam program Guru Upgrade selama 40 hari memang terasa berat, namun apabila dijalani dengan hati yang ikhlas, riang, dan penuh kegembiraan, insyaallah akan terasa nikmat dan nyaman.

Keenam, perintah guru wajib dilaksanakan, karena di dalam setiap perintah tersebut diyakini terdapat teladan dan doa yang membawa keberkahan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas guru Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam membangun pendidikan Qur’ani yang berkelanjutan dan bermutu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dari Praktisi, Ikhtiar Pengurus Yayasan Mazroatul Akhiroh Bangun Usaha Peternakan Menuju Pesantren Mandiri

Kyai Muayyad Hadiri Acara Khotaman dan Intihan LPD Guru Upgrade Angkatan ke-01 Koorcam Kalitengah

Rapat Pengurus Persiapan Kegiatan MMQ Kecamatan Kalitengah serta Haul Akbar dan Khotaman–Imtihan Santri TPQ