Keluarga Besar Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu Doa dan Tahlil Bersama
Haul ke-7 Almarhum Bapak Supardi dan Ibu Lasemi serta Doa Kesembuhan untuk Ibu Sini
Bagi keluarga besar yayasan dan masyarakat sekitar, suara sound system yang muncul dan menggema dari Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu selalu menjadi penanda adanya kegiatan yang sedang berlangsung. Bunyi tersebut telah menjadi simbol kebersamaan—menandakan bahwa yayasan senantiasa hidup, bergerak, dan hadir di tengah masyarakat.
Hal yang sama juga terasa pada hari ini. Meskipun Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diliburkan karena hari Jumat, suara sound system tetap terdengar. Hal ini menjadi pertanda bahwa yayasan sedang melaksanakan kegiatan yang penting dan bermakna.
Pada Jumat, 16 Januari 2026, pukul 18.00 WIB, bertempat di halaman Gedung TPQ Pagi Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu, keluarga besar yayasan menggelar doa dan tahlil bersama. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Memperingati haul ke-7 almarhum Bapak Supardi, ayahanda dari Bapak Mahfudz (Ketua Yayasan), Mendoakan almarhumah Ibu Lasemi, ibunda dari Ibu Khusniyah (wali santri),
Serta memanjatkan doa untuk kesembuhan Ibu Sini, salah satu wakif Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu.
Alhamdulillah, kegiatan doa dan tahlil bersama tersebut berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh suasana kebersamaan.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus yayasan, dewan guru, serta santri pasca. Kegiatan seperti ini merupakan wujud kepedulian dan empati yang secara konsisten dilakukan oleh pengurus yayasan sebagai bentuk berbagi rasa kepada sesama keluarga besar yayasan—baik santri, wali santri, maupun para pengurus.
Nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan yang diwujudkan saling mendoaka, telah lama tertanam dalam budaya Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu. Kebersamaan tersebut tidak hanya disampaikan secara lisan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata dan perilaku sosial yang mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan di lingkungan yayasan.





Komentar
Posting Komentar