Hujan Lebat, Tingkat Kehadiran Santri Program TPQ Sore dan Program Pasca Mazroatul Akhiroh Pucangtelu Menurun
Pucangtelu — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Pucangtelu sejak pukul 13.00 WIB mengakibatkan menurunnya tingkat kehadiran santri di Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa, 27 Januari 2026, bertepatan dengan jam masuk kegiatan pembelajaran Program TPQ Sore dan Program Pasca.
Curah hujan yang tinggi dan tidak kunjung reda hingga waktu pembelajaran dimulai menyebabkan sebagian santri mengalami kendala untuk berangkat ke lembaga. Akibatnya, tingkat kehadiran santri pada hari tersebut tercatat hanya mencapai sekitar 60 persen dari total keseluruhan santri.
Meski demikian, kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya bagi santri yang hadir. Para ustadz dan ustadzah tetap menjalankan proses kegiatan belajar mengajar dengan menyesuaikan kondisi serta jumlah santri, sehingga pembelajaran tetap berlangsung secara efektif dan kondusif.
Pihak yayasan memaklumi kondisi tersebut, mengingat faktor cuaca menjadi kendala utama, khususnya bagi santri yang tempat tinggalnya berada cukup jauh dari lokasi lembaga. Dalam situasi cuaca ekstrem, keselamatan santri tetap menjadi prioritas utama.
Pembina Yayasan Mazroatul Akhiroh Pucangtelu, H. Hizbullah Huda, menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran tetap berjalan meskipun mengalami penurunan kehadiran santri.
“KBM tetap berjalan seperti biasa, hanya saja mengalami penurunan kehadiran. Kemungkinan sebagian anak-anak ketiduran karena suasana dingin atau khawatir kehujanan. Mudah-mudahan besok cuaca membaik sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan secara efektif seperti biasanya,” ujarnya.
Diharapkan pada hari-hari berikutnya kondisi cuaca kembali normal sehingga aktivitas pembelajaran dapat berjalan optimal dengan tingkat kehadiran santri yang lebih maksimal.

Komentar
Posting Komentar